Prodi D3 Perpustakaan UM
Dosen Pengampu Moh. Safii, S.Kom., M.Hum
Ratna Vidyawati (140213506746)
RDBMS
A.
Pengertian
RDBMS (Relational Data Base Management System ) adalah sebuah sistem
manajemen basis data relasional atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal
sebagai relational database management system (RDBMS) adalah sebuah
program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program
komputer) yang didisain untuk mengatur/memanajemen sebuah basisdata sebagai
sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi
atas data atas permintaan penggunanya.
B.
Sejarah
dan perkembangan
Tahun
1960
Dari awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi
data merupakan fokus utama aplikasi. Pada awal tahun 1960, Charles Bachman
diperusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut
Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data
jaringan dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on Data System Language
(CODASYL). Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan
semacam nobel pada ilmu komputer ) di tahun 1973.
Pada akhir tahun 1960-an, IBM
mengembangkan sistem manajemen informasi (Information Manajemen System)
DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut
model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama antara IBM dengan
perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE. Sistem SABRE
memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan computer.
Tahun
1970
Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di
San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data
relational. Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigm DBMS paling
dominan. Bahasa query SQL dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai
bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan
SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan
International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk
eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi. User menulis programnya,
dan bertanggung jawab menjalankan program secara bersamaan terhadap DBMS. Pada
tahun 1999, James Gray memenangkan Turing award untuk kontribusinya pada
manajemen transaksi dalam DBMS.
Tahun
1980
Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak
bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian dibidang basis data meliputi
bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada
dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor
(misalnya IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan
kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan
query yang kompleks. Sistem khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuat
data warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basisdata.
C.
Macam-macam Software Database
1) MySQL
MySQL adalah software yang menggunakan
standar SQL, yang bersifat multi-thread dan multi-use. MySQL mempunyai beberapa
keunggulan antara lain:
a) Software sumber terbuka dibawah
lisensi GPL.
b) Free (bebas di download).
c) Stabil dan tangguh.
d) Fleksibel dengan berbagai bahasa
pemrograman.
e) Mampu menangani basis data dalam
skala besar.
f) Mempunyai beberapa lapis
sistemkeamanan seperti subnetmask, host name, izin akses serta sandi
terenkripsi.
g) Dukungan dari banyak komunitas dan
kemudahan menagement data base mendukung transaksi.
2)
Oracle
Relational Database Management
System (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan
terintegrasi. Oracle mempunyai kelebihan sebagai berikut:
a)
Dapat
bekerja dilingkungan client/server.
b)
Mampu
menangani management space dan basis data yang besar.
c)
Mendukung
akses data secara simultan
d)
Performansi
pemrosesan transaksi yang tinggi.
e)
Fleksibilitas
yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi.
f)
Skalabilitas
yaitu mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang.
3)
Microsoft SQL server
Merupakan produk andalan microsoft
untuk database server. Umum digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data
berskala kecil hingga menengah, dan berkembang dengan digunakannya SQL Server
pada basis data besar.
4)
Firebird
Merupakan satu dari perusahaan
komersil pertama yang merilis sebuah database di bawah Open Source license,
ketika mereka melakukannya dengan produk Interbase mereka pada awal tahun 2000.
Interbase 6 dirilis dalam varian Mozilla license. Borland telah merilis versi
6.5, 7, 7.1 dan 7.5 dari produk komersilnya, namun Firebird terus mengembangkan
basis Interbase 6.0 source code. Firebird memiliki user base kecil namun aktif,
dan hingga saat ini, selalu dilupakan dalam perdebatan antara MySQL melawan
PostgreSQL. Firebird selalu lebih banyak memiliki fitur ketimbang MySQL, dan
tidak seperti PostgreSQL, ia selalu berjalan dengan baik pada Windows serta
Linux dan varian ‘Nix lainnya.
Berikut adalah kemampuan dari open
source Firebird:
a)
Sebuah
transaksi bisa di commit atau di rollback dengan mudah.
b)
Menggunakan
sintaks standard untuk menciptakan foreign key.
c)
Menggunakan
multi version concurrency system.
d)
Bisa
melakukan rplikasi data dengan operasi insert, update atau delete ke dalam
database.
e)
Firebird
support dengan multiple data file.
f)
Banyaknya
fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas firebird.
5)
Visual Foxpro 6.0
Tahun 1984, fox software
memperkenalkan foxbase untuk menyaingi dbase II. Pada saat itu Foxbase hanya
perangkat lunak kecil. Pada tahun 1989 foxbase berkembang menjadi foxpro dan
memperkenalkan GUI. Pada tahun 1995 Foxpro berkembang menjadi Visual Foxpro dan
dilengkapi dengan pemrograman berorientasi objek, serta dapat membangun
aplikasi berbasis web.
Berikut adalah kemampuan dari Visual
Foxpro 6.0:
a)
Terdapat
wizard, fasilitas baru yang bisa digunakan untuk mempermjudah dalam menciptakan
table, query, form report dan lainnya.
b)
Ditambahakannya
Objeck Oriented Programming dan database schenas, yang tentunya akan
mempermudah para programmer dalam menyusun program.
c)
Terdapat
menu Drop-down yang telah sempurna.
d)
Menyediakan
tipe data field baru. Ada beberapa tipe data field baru yang belum ada pada
versi sebelumnya. Hal ini bisa diketahui saat mendefinisikan table, tepatnya
dalam menentukan strukturnya dibagian tipe field.
e)
Istilah
database baru. Kalau pada versi sebelumnya satu database hanya terdiri dari
satu tabel saja, tetapi didalam visual foxpro 6.0 ini satu database bisa
terdiri dari beberapa tabel, dan beberapa objek.
6)
Postgre SQL
Awal tahun 1982 Michael Stonebraker
dari University of California Barkeley membuat sebuah ORDBMS(Object RDBMS) dan
merupakan software open source yang gratis. PostgreSQL adalah database yang
powerful dan tidak kalah dengan database komersil sekelasnya Oracle, Sybase
maupun Informix. PostgreSQL yang mendukung standar SQL92 dan SQL99 ini juga
mendukung bahasa pemrograman C, C++, Java, Tcl, Perl, Python, PHP, dst.
7)
dBase
dBASE adalah sebuah DBMS yang secara
luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk
komputer CP/M, dan kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC
dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama
beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan
sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat
penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti
Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. kepemilikan dBASE pada akhirnya
dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999 Borland menjual hak atas
jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.
8)
IBM DB/2
DB2 adalah keluarga sistem manajemen
database relasional (RDBMS) produk dari IBM yang melayani sejumlah sistem
operasi yang berbeda platform. Menurut IBM, DB2 memimpin dalam hal pangsa pasar
database dan kinerja. Meskipun produk DB2 yang ditawarkan untuk sistem berbasis
UNIX dan sistem operasi komputer pribadi, DB2 jejak produk database Oracle
dalam sistem berbasis UNIX dan Microsoft Access.
Berikut adalah beberapa keunggulan
DB2:
a)
Dapat
dijalankan pada bermacam-macam platform.
b)
Menunjang
client/server platform, aplikasi multimedia dan Object Orientd.
c)
Dirancang
untuk memperoleh informasi dalam bisnis berskala kecil maupun besar.
d)
Memiliki
alat yang mengizinkan user membuat bermacam-macam aplikasi untuk mengakses dan
bekerja dengan data.
9)
Clipper
Clipper adalah bahasa pemrograman
yang lebih ditujukan untuk pengelolaan data. Clipper terkenal pada dekade tahun
80-an sampai pertengahan 90-an. Clipper dimasukkan ke dalam kelompok keluarga
Xbase, yaitu dBase, Clipper, Foxbase, FoxPro, dan lain-lain.
10)
Visual Foxpro
Foxpro adalah prosedure bahasa dan
objek oriented yang berpusat pada data (data-centric) yang dikeluarkan oleh
Microsoft. Ia terhasil dari FoxPro (pada asalnya dikenali sebagaiFoxBASE) yang
dimajukan oleh Fox Software pada awal 1984.
Visual FoxPro, biasanya diringkaskan
sebagai VFP, biasanya dianggap umum sebagai hanya Sistem Pentakbiran Pengkalan
Data –Database Management System (DBMS). Ini menidakkan fakta bahawa ia
merangkumi bukan hanya enjin DBMS, tetapi juga ciri penuh bahasa
pengaturcaraan. Ia boleh digunakan bukan sahaja untuk menulis perisian
pelanggan gemuk – fat client, tetapi juga bagi middleware dan applikasi web.
11)
Model Data
Model Data adalah Sekumpulan
konsep-konsep untuk menerangkan data, hubungan-hubungan antara data dan
batasan-batasan data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.
Jenis-jenis model data:
a)
Model
data berbasis objek
b)
Model
data berbasis record
c)
Model
data fisik
d)
Model
data konseptual
Daftar Rujukan
Daftar Rujukan
- Rianda, Aldy. 2012. Pengenalan Jenis Software RDBMS. http://aldyrianda.blogspot.co.id/2012/02/tentang-rdbms.html. diakses 30 Januari 2016
- Setiawan, Marwan. 2012. Sejarah dan Keuntungan DBMS (Database Management System). http://bangvandawablog.blogspot.co.id/2012/09/sejarah-dan-keuntungan-dbms-database-manajemen-sistem.html. diakses 30 Januari 2016
- Hakim, Zainal. Pengertian Basis Data RDBMS. http://www.zainalhakim.web.id/pengertian-basis-data-rdbms.html. diakses 30 Januari 2016